Senin, November 24, 2008

Salah.

Saya telah berbuat salah.
Kesalahan yang sama dan kesalahan yang baru.
Semua kesalahan itu bermuara dari satu titik yaitu keteledoran saya untuk berpikir sebelum bertindak dan berucap.
Semua manusia punya salah.
Itu adalah pembelaan saya.
Apakah semua kesalahan itu bisa dimaafkan?
Itu pertanyaan saya.
Beban rasa bersalah menghantui perasaan dan memberati pundak.
Minta maaf atas karena kesalahan tidak membuat perasaan lebih ringan.
Jika orang itu belum memaafkan.
Apakah harus menunggu sampai dimaafkan?
Atau pasrahkan saja pada Sang Kuasa.
Saya bersalah.
Pada manusia, pada waktu dan pada-Nya.
Saya terus meminta maaf.
Tapi kenapa selalu terulang?
Sebegitu bodohnya kah seorang manusia?
Sampai selalu terjebak di lubang yang sama.
Saya berbuat kesalahan setiap hari pada nyaris semua orang.
Tidak semua orang menyadari kesalahan saya.
Tapi saya tahu Dia menyadarinya.
Saya meminta maaf lagi.
Memasrahkan diri untuk dimaafkan atau dibenci.
Dibenci oleh manusia sungguh sakit hati ini.
Dibenci oleh-Nya sudah tamat riwayat saya.
Saya menyadari betapa sayangnya Dia terhadap saya.
Tapi saya selalu berbuat salah kepada-Nya dan kepada semua orang disekeliling saya.
Saya bersikap seperti mereka akan selalu mentoleransi kesalahan saya.
Sampai akhirnya mereka muak dan beranjak pergi.
Tidak ada lagi kata maaf.
Mereka sudah muak memaafkan.
Mereka sudah muak menerima kesalahan saya.
Tuhan yang Maha Pengasih dan Pengampun.
Apakah Engkau akan memaafkan saya?
Jika saya sendiri selalu melakukan kesalahan yang sama berulang-ulang?
Kebodohan manusia.
Saya memang bodoh.
Itu bukan pembelaan.
Saya berbuat salah pada orang yang paling saya sayangi di dunia ini.
Ingin saya meminta maaf.
Lidah ini terlalu kelu dan hati ini terlalu beku.
Kalau saya sangat sayang kenapa rasanya berat meminta maaf?
Kenapa pada orang yang selalu ada untuk saya malah saya anggap terlalu ringan?
Seakan mereka akan selalu ada selamanya.
Tidak akan tertebas pedang waktu.
Kebodohan saya.
Kebodohan manusia.
Ini bukan pembelaan saya.
Saya sudah tahu bahwa saya salah.
Kenapa saya tidak meminta maaf dan tidak lagi melakukannya?
Kenapa saya diam saja dan terus melakukannya meskipun dengan rasa berat di hati?
Rasa bersalah itu terus bercokol di hati saya.
Tertelan waktu dan menghilang.
Hanya berbekas dosa di catatan sang malaikat.
Meskipun saya merasa bersalah.
Saya tidak meminta maaf.
Saya melakukan kesalahan yang sama.
Saya memang bodoh.
Saya hanya manusia.
Itu adalah pembelaan saya.
Dosa itu akan selalu tercatat.
Tuhan maafkan saya.

Rabu, November 19, 2008

Get a life *buset nonjok banget dah*

Masih berkaitan dengan sebuah artikel yang gw baca di Hitman System (ok, gw tau itu keknya lame banget baca web yang isinya tentang coaching mental para jejaka Indonesia supaya dapet pacar) dan gw rasanya tertohok banget pas baca isinya. Sebuah artikel berjudul 'Apakah Hidupmu Menarik?'. Intinya adalah untuk menjadikan dirimu (wahai para lelaki) menarik dimata para wanita (kek gw) adalah dengan menjadikan kepribadianmu semenarik mungkin karena tidak semua orang punya wajah ganteng bak Brad Pitt dan setajir anaknya Bakrie bukankah begitu? Tapi what's the use of all that tanpa sebuah kepribadian yang unik dan menarik? Bahkan gw aja mengakui hal itu.

Ya adalah beberapa kali gw ketemu ama cowo yang mapan dan mukanya juga ga jelek-jelek amat (on my perspektif karena selera orang kan beda-beda) baik dari networld maupun dari realworld. Tapi mereka semua punya satu kesamaan : they're all so lame. Pertanyaannya yang itu-itu lagi diulang-ulang : udah makan, udah tidur, udah shalat, udah boker, lagi dimana, ama siapa dan berbagai pertanyaan standar yang jawabannya pun sangat standar : "Iya udah. Lagi sibuk. Gtg. Bai." Menurut lo?!

Gila, cowok-cowok lame tanpa kepribadian seperti ini sama sekali tidak menggugah untuk diajak berbincang panjang lebar dan mereka mengharapkan gw nyerocos kek kereta api dari awal mereka sms atau nelp? Get real fellas!! Lo idup dimana? Di Mars? Lo pacaran ama Alien? Oke, emang ada cewe-cewe yang nganggep itu cukup acceptable. But sorry, not me.

You guys are so not interesting. You are so boring. So lame. Such a l-o-s-e-r.

But what about me? Apakah gw hanya akan menjudge para pria-pria ini dengan kata-kata seperti ini tanpa ada introspeksi diri sama sekali? Well, as a matter of fact, gw memang sedang dalam masa transformasi diri untuk mencoba mencari hidup gw sendiri. In English : Get a life.

Hidup gw itu ga ada bedanya wahai para lelaki, gw juga klo di kantor kerja seadanya, pulang gw ngenet lalu di waktu weekend gw nyalain tipi atau sewa dvd dan nonton seharian. Mungkin juga gw sewa komik atau menyempatkan diri hunting novel-novel best seller yang menarik. On some occation, I go out with my friends but we're not like a display on shopping mall where you guys will be very interested with us and would love to get a bite out of us. OMG *lol* Definitely a big no. My friends and I are just some normal girls who spend day by day doing routines stuff till we got bored and sleep the night. Feel familiar?

Kutipan dari artikel 'Apakah Hidupmu Menarik?' :

"Kalau hidup Anda hanya berputar-putar sekitar kampus atau kerjaan, lalu pulang ke rumah dan maen internet, Friendster, download film-film porno, lalu setiap akhir minggu Anda hanya diam di rumah dan tiduran atau nonton TV seharian, tidak pernah jalan, bersenang-senang dengan teman-teman Anda dan mencoba hal-hal baru, maka kemungkinan besar hidup Anda tidak menarik dan membosankan.

Kalau Anda sendiri merasa hidup Anda sucks, bagaimana Anda mengharapkan wanita akan tertarik untuk masuk dalam kehidupanmu? Dan ketika Anda bertemu wanita, hal apa dari hidup Anda yang bisa Anda ceritakan untuk menarik perhatiannya? Hidup Anda saja membosankan. Dan itu jelas menjadikan Anda orang yang membosankan
juga.

Tidak menarik."

Menohok sekali bukan? Apa bedanya gw ama para cowo lame dan l-o-s-e-r yang gw ejek-ejek diatas? It's not like I'm making myself anymore attractive than they are. Gw harus mengakui, kelebihan gw dan para wanita lain yang ga ada tandingannya adalah kemampuan untuk instropeksi diri secara sadis dan habis-habisan. Dan setelah itu---kita memperbaiki diri. Of course. Apalagi sih? Pelajaran paling mendalam yang gw dapat setelah bekerja di tempat ini selama empat tahun adalah : buat apa mempermasalahkan sebuah permasalahan? Gunakan pikiran, waktu, emosimu untuk memecahkan masalah itu. Be logical.

Masalahnya : hidup dan kepribadian yang kurang menarik.
Solusi : Get a life.

Another quotation :

"Lebih dinamis.

Belajarlah hal-hal baru.

Mungkin Anda bisa mulai mengambil kursus melukis, atau dansa salsa, kalau Anda belum pernah clubbing sekali-kali Anda perlu ikut clubbing dengan teman-teman Anda, ganti fashion-style atau model rambut Anda, ikutan workshop Hitman System dll. Itu adalah hal-hal yang akan membuat hidup Anda jauh lebih menarik dan seru untuk diceritakan.

Bayangkan Anda bertemu wanita yang sangat menarik, cantik dan intelek, lalu Anda mulai ngobrol dengannya. Ketika dia bertanya apa saja kegiatan Anda, Anda bercerita tentang kemonotonan hidup Anda. Yah gitu-gitu aja. Nothing much. Dull. Gak menarik. Kuliah, kerja, chatting dan baca komik. That's it.

Tapi sekarang coba Anda bayangkan apabila Anda ngobrol dengan antusias, penuh semangat dan bercerita bagaimana Anda kemarin pergi hiking dan hampir jatuh dari jurang, atau Anda bercerita bagaimana tegangnya Anda mencoba hang-gliding atau arung jeram. Anda bercerita bagaimana Anda mendorong mobil Anda yang mogok sejauh 3 kilometer. Bercerita bagaimana Anda bikin film independen yang lucu dan gokil bersama teman-teman Anda. Bagaimana Anda ikutan clubbing dengan teman-teman Anda dan ada seorang gay yang mencoba mendekati Anda. Bagaimana Anda menyewa bajaj dan balapan bajaj dengan teman Anda. Atau mungkin bercerita bagaimana serunya ikutan workshop Hitman System

Seru sekali bukan?

Bahkan dengan membayangkannya saja sudah terasa betapa menariknya hidup Anda."

Tentu saja. Gw sekarang sedang merubah beberapa aspek dalam hidup gw yang (mungkin) dapat membuat hidup gw sedikit lebih menarik. Mungkin buat orang lain masih standar-standar aja tapi buat gw itu adalah sebuah perubahan. Paling tidak saya berbuat sesuatu untuk hidup saya. Perubahan selalu diperlukan seiring dengan berjalannya waktu karena perubahan itu bukan kita yang minta tapi merupakan tuntutan waktu. Contoh simpelnya : dengan umur gw yang 24 tahun apakah gw akan terus memakai sendal anak-anak yang bunyi waktu diinjek? Kan ga mungkin. I'm 24 years old not a 4 year old kid.

Don't get me wrong. I'm not doing it to get any kind of attention from the opposite sex. I'm doing it for myself. Toh yang dapat manfaat paling besar dari semua ini kan bukan mereka tapi gw.

So?

Get a life. :))

Lossy Guy? WAKAKAKAK...=))

Do you wanna know? Do you really wanna know why I broke up with one or a lot of my ex's?

Gw selama ini ngeliat satu persamaan diantara mereka dan ga nemu istilah yang tepat. Tapi tadi gw baru buka kaskus dan gw ketemu thread yang intinya dia itu cowo yang nanya gimana caranya kenalan ama cewe secara baik dan benar serta berujung dengan tidak diliatin kek orang aneh bin alien yang muncul-muncul out of nowhere yang bisanya cuma ngeluarin rayuan basi yang berujung ke minta nomer hape. And you know where that ends up? Di sms dan telpon tengah malam gratisan tak berujung. Yang intinya cuma nanyain kabar, dah makan, dah shalat, dah boker, dah tidur, dah kurus, dah endut atau belum. Such a l-o-s-e-r.

Nah, ama salah satu member kaskus dia dikasih link ke artikel di website Hitman System Biarpun ini dah tengah malem dan gw dah setengah waras pas nulis ini tapi mata gw tetep gw paksain melek karna isi content artikelnya yang ngena banget ke gw sebagai seorang cewe. Pencarian gw pada seorang cowo 'bermutu' yang sangat langka. Ternyata ada semacam training centre yang ngasih pelatihan pada cowo lossy (alias l-o-s-e-r) ke cowo glossy (alias sparkling dazzling prince charming).

Detik pencerahan itu datang ketika gw menyadari satu hal. Gw mulai ilfil ama mantan-mantan gw itu tepat pada detik pertama 'puppy eyes' mereka mendarat di mata gw. Ada yang tau 'puppy eyes' itu apaan? Itu adalah istilah gw untuk : pandangan mata yang sangat ngarep dan sangat sayang ke kita. Gw sendiri mengartikan itu sebagai pandangan puppy alias anak anjing yang selalu ditunjukin ke majikannya untuk minta dibelai. Dengan kata lain : 'ngarep' or maybe you could say 'mupeng'. Ya ampun. *ngetawain diri sendiri* Pantesan pacar-pacar gw ga ada yang bertahan lebih dari 6 bulan atau bahkan dalam hitungan minggu. Coz they have the quality, but I just can't stand of those 'puppy eyes'.

Dalam Hitman System yang gw baca barusan, dia mengajak para lelaki yang pengen jadi cowo berkualitas a.k.a cowo glossy untuk menjadi lebih egois ke diri sendiri dan bukannya selalu merhatiin keegoisan si cewe (gw sangat percaya hal ini, coz trust me, ga ada makhluk paling egois di dunia ini selain kami para wanita), untuk lebih merhatiin kondisi keuangan karna cewe akan datang sendiri if u're save (ya iyalaaahhh, kecuali lo mau cari tipe cewe yang dah cukup puas diajak makan di warteg seumur-umur dan siap hidup dibawah kolong jembatan), untuk lebih percaya diri (cowo ga percaya diri entah kenapa ngeliatnya rada-rada gimanaaaa gitu) dan tidak lagi mandang cewe dengan pandangan 'ngarep' itu lagi (no comment, just 'ewww'). Yaaa sebenernya isi artikel di Hitman System itu masih banyak lagi tapi ga gw baca semua. Reaksi gw terhadap artikel-artikel yang sangat 'nancep' itu cuma naikin alis dan komen : "Ooooo..." Gitu doank wkwkwk..XD Thanx god something like this even exist in Indonesia. I wanna see the graduates wkwkwk..XD

So that's it. Angga, the reason why I lost my feeling for you is from the second I saw that awfull 'puppy eyes' look on your eyes. Especially in front of my friends!! Ewwww... Sorry mate. But you just made me think low on you when you did that to me.. or to any girl. You're just not my type afterall. You're the kinda type that is always going to be a good 'friend' but never gonna be good enough to be a 'boyfriend'.

Ok, so I'm a selfish girl. Well, I'm a woman. That should've explain everything. :D

Minggu, November 16, 2008

Who I'm with...

Have you ever heard the expressions "It's not where you are, it's who you're with."

Well, I never thought it would happened to me, considering I never had any real friends before and I prefer to go alone anywhere and everywhere hahaha... It's just coz of my school time is so annoying. The girls always go on packs just to go to the bathroom. I mean, if you're only going to the bathroom or to the cafetaria why do you ask the entire class to accompany you? It's so ridiculous for me since I'm a really independent person. Also I like going to events alone coz I wanna see everything without having to drag people to see what I want or to be dragged by them to see everything that I don't really wanna see, eat lunch at my own budget and doesn't have to adjust myself to anyone else's budget, and so on.

Well, that's my experience so far when it comes to be accompanied by anyone. It's not that I don't like the company. I just don't like to adjust myself to everyone else's needs. I wanna go where I wanna go, I wanna eat where I wanna eat, I wanna enjoy myself without having to think about what the person next to me think bout the event, is she/he like it or not. The great thing bout having a company is if he/she have the same opinion about things or have the same taste like me so we can have the same food or having the same comments bout things that passed by our eyes. As you probably already know, I love to comment things... and people hahaha..XD

Kenapa gw ngerasa gitu? Karena gw belom ketemu aja orang itu. Orang yang punya selera dan pendapat yang kurang lebih mirip dengan gw. Gw harus menyesuaikan diri dengan orang lain karena selera dan pendapat mereka dengan gw itu beda jauh. But it's okay. Now. Setelah gw menerima kehadiran orang-orang lain di sekitar gw dan benar-benar menikmati keberadaan mereka di sebelah gw. Ini adalah penemuan baru setelah berbincang tengah malam bersama Lian di YM (first setelah beberapa lama. Enak juga udah bisa ngobrol nyantai ama dia) dan kita ngomongin tentang alam dan keindahannya yang breathtaking. I mean gw juga suka ngeliat alam yang indah apalagi gw sering liat pemandangan yang lumayan kerenlah dalam perjalanan gw bolak balik ke kantor tapi gw cuma bisa tahan ngeliat pemandangan indah itu selama beberapa menit lalu celingukan ke kiri kanan buat cari-cari orang lain. Bukan buat ngobrol but just for being there. I enjoy the company of another human being in the greatness of God creation. To enjoy it together.

Dan entah kenapa gw kaget sendiri setelah nulis itu. Sejak kapan gw bener-bener menikmati keberadaan orang lain? Sejak kapan gw lebih prefer ada someone di samping gw biarpun someone itu belum tentu cocok ama gw, belom tentu juga bisa diajak ngobrol enak, belom tentu orangnya ga annoying amat sangat? Tapi gw seneng aja ada orang disitu. Biarpun tentu gw lebih prefer klo orang yang ada disamping gw itu bisa diajak ngobrol dan emang orangnya asik wkwkwk..XD

Gimana klo lo sekarang sedang mendapatkan anugrah pergi ke tempat-tempat paling menakjubkan di dunia ini? Lo bisa liat menara eiffel di Paris, lo bisa jalan-jalan di salah satu dari sekian banyak Piazza di Italia, foto-foto di grand canyon, main ski di Swiss. Apakah kau akan menikmati semua itu sendirian? With your family? With your friends? With your lover? Apapun pilihan lo, yang jelas gw tau pilihan gw apaan. Yang mana aja asal jangan sendirian.

Temen gw yang namanya Ayu punya keistimewaan bisa pergi kemana aja di seluruh dunia asal umurnya belum mencapai angka tertentu secara gratis karena memang bokapnya itu kerja di Garuda yang punya flight di seluruh dunia. Tapi dia suka cerita ma gw klo dia itu sebenernya mau aja pergi ke mana-mana tapi klo sendirian rasanya percuma juga. Coba kita ngeliat pemandangan keren banget atau orang yang berpenampilan unik atau justru keren banget, cantik banget, beda banget. Kita pengen ngomentarin dan becandain itu orang sama orang lain tapi pas nengok ternyata ga ada siapa-siapa disitu. Rasanya kek kosong banget ga sih? Rasanya apa yang kita liat itu kek ga ada artinya coz there's nobody there to share it with.

It's not where I am, it's who I'm with.

Kalau gw berada di suatu tempat yang keren rasanya ga ada artinya kalau ga ada temen-temen gw yang asik-asik buat berbagi dan bercanda bersama. Saat-saat paling menyenangkan gw sampai saat ini yang belom bisa ngalahin itu adalah saat gw sedang berkumpul dengan temen-temen gw berenam di kamar Ayu, gosip, curhat, bercanda sampai sakit perut dan ga jadi tidur-tidur, nonton dorama bareng, baca manga punya Ayu ampe dirampokin satu-satu hehehe..XD Pokoknya the best-lah!

I luv the presents of a person saat dia sedang berbicara dengan gw biarpun mereka tidak terlihat di depan mata tapi benar-benar saling menumpahkan isi otak masing-masing. Saat-saat seperti itu cuma bisa gw dapet waktu gw lagi chat sama dua 'anak' gw itu hehehe..XD

I luv the warm feeling I got when I'm with my friends on a Japanese Event coz they really embrace me and except me the way I am. Gw seneng banget meluk-meluk Woe, ngejitak dan nyubitin Lim, nyubitin Mamanx dan bikin dia latah just for fun, ngobrol-ngobrol ama Dondi. Biarpun gw ga terlalu seneng nonton band kek semua temen-temen gw dari komunitas daredarou yang memang notabene penggemar band jejepangan itu tapi gw sangat menikmati saat-saat berkumpul dengan mereka yang--sumpah--seru banget. Ketawa bareng, lompat-lompat bareng, curhat-curhatan... It's fun. Really.

Gw ga nyangka klo gw bakalan ngomong kek gini tapi gw juga sangat menikmati saat-saat berkumpul dengan bapak-bapak dan ibu-ibu dari kantor gw itu. Biarpun mereka orangnya gaptek dan ga nyambung klo diajak ngobrol yang biasa gw omongin di YM atau bersama temen-temen gw yang lain tapi mereka menyenangkan dan menerima gw apa adanya. Mungkin karena kedewasaan mereka, gw jadi merasa nyaman untuk melepaskan sifat kekanakkan gw. Gw belajar jadi dewasa dari mereka. Gw belajar bekerja secara profesional dari mereka. Gw belajar untuk bersikap dari mereka. Gw tertawa bersama mereka. Gw sangat bersyukur karena gw bertemu dengan orang-orang itu dan punya pekerjaan yang membuat gw dihargai dan dihormati oleh mereka biarpun umur gw adalah yang termuda di tempat itu dan satu-satunya yang belum menikah.

I like to meet new people and to discover who they are. Meskipun sebenarnya gw jarang ketemu ama orang baru tapi seru aja gitu kalo ketemu orang baru dan mereka cukup menyenangkan buat diajak ngobrol. Rasanya kek menemukan harta karun kalau ternyata orang yang baru gw kenal itu punya sikap dan sifat yang menarik.

I learned to believe
I learned to smile
I learned to laugh
I learned to except

Senin, November 10, 2008

Is it really me?

Dari blogwalking yang sekali-sekali gw lakukan di blog temen-temen gw (jangan tanya yang mana karna gw terlalu gaptek bahkan untuk pasang link), rata-rata entry mereka merupakan hasil kuis dari blogthing. Entah siapa yang mulai duluan, yang jelas sekarang sejumlah blog temen gw sekarang berhiaskan entry berupa kuis blogthing. Entah itu nama, kepribadian bahkan benda yang mewakili kepribadian kita. Entah kenapa gw mikir klo orang barat itu memisahkan kepribadian orang-orang itu agak terlalu sederhana. Orang-orang itu digolongkan kedalam kelompok nerd dan gaul. Pendiam dan cerewet. Emo dan prep. Fashionista dan gembelnista. I mean, itu apa ga terlalu sederhana? Apalagi banyak kuis-kuis disitu sifatnya cuma pengulangan doank. Biarpun kita masukin nama yang sama klo kita pencet enter berkali-kali pasti hasilnya beda-beda mulu dengan beberapa pengulangan disana-sini. Darimana gw tau? Karna gw dah sering main kuis di blogthing-laaahhh..XDD

Gw ga akan percaya klo kepribadian gw itu sesuai dengan hasil sebuah tes di sebuah kuis geje di sebuah program software komputer yang biasanya menyebarkan sebuah virus komputer baru dan menghasilkan sebuah kepusingan baru bagi gw. Karna kepribadian manusia itu tidak sesimpel itu. Manusia itu terus berubah seiring berjalannya waktu. Entah mereka semakin dewasa dan belajar dari pengalaman yang dialami selama berjalannya waktu atau mungkin malah semakin kekanakkan dengan tidak menerima bahwa semua yang terjadi pada mereka itu tidak ada yang namanya 'kebetulan' dan biasanya merupakan sebuah pelajaran hidup agar tidak terjebak di lubang yang sama berkali-kali (ada yang merasa? :-")

But, hey. It's fun to do it sometimes and I admit it. Gw dapet kiriman email dari Jun yang seperti biasa merupakan email forwardan dan bersiap akan gw hapus seperti biasanya juga. Tapi apa yang mencegah jari tangan gw untuk memencet delete seperti semua email-email junk dari friendster yang memberitahukan tentang update friendlist dan comment fs yang nyaris ga pernah gw buka lagi itu--adalah sebuah komen pribadi dari Jun dibagian judulnya. Jun biasanya klo forward email itu jarang ada yang dikomen secara pribadi dan itu bikin gw agak penasaran. Akhirnya gw buka dan katanya it works for her. Gw kan kaget. Maksudnya apapula ini. Yasud gw klik trus gw donlot sebuah aplikasi Ms. excel dan ternyata itu sebuah kuis. 'Kuis apa nih?' pikir gw dengan polos dan lugunya. *halah* Setelah gw buka-buka ternyata isinya tentang binatang gitu. Ya gw pikir Jun itu kan pecinta binatang jadi mungkin ini emang kuis tentang binatang-binatang gitu. Gw ikutin aja kuisnya tanpa kecurigaan apapun sedikitpun secuilpun *and so on*...

Ternyata...

begitu gw liat di sheet : hasil

Ini tes kepribadian toh.

Lah gw meneketehe. Wong nanyainnya tentang binatang kok bisa nyambung ke tes kepribadian?! Aneh banget sih ckckck.. Biarpun gw pengen langsung close aja itu tes aplikasi geje, tapi gw sempetin dulu buat baca-baca. Dan ternyata... biarpun gw jawabnya asal tapi lumayan akurat juga lhow. Gw ampe salin itu hasil jawaban (by manual karna ternyata ga bisa dicopas--rajin gara2 stress banyak kerjaan) ke email balasan buat Jun wkwkwk..XDD Mau tau hasil jawaban gw? Dari 10&-100% gw kasih ini 90% bener. Yang 10% ada yang ragu-ragu karna gw jawabnya asal. Masa gw pengen ngasih tau ke pasangan gw klo gw ini gaya sih? Ga gw banget gitu lhow. Mau tau lengkapnya? Nih.


Q : Pada dasarnya kamu tertarik dengan orang yang ....
A : patuh dan ramah (bulunya putih ya?? heheheh)

Q : Dalam masa pendekatan, cara pendekatan yang paling bisa bikin kamu jatuh hati...
A : to the point, langsung nyatain tanpa spik yang berbelit

Q : Kesan yang pengen kamu kasih liat ke pacar kamu, bahwa kamu adalah orang yang...
A : gaya

Q : Situasi yang paling kamu benci, yang bisa jadi masalah dalam hubungan kamu.....
A : Emosional, moodmoodan

Q : Hubungan yang pengen kamu jalanin dengan pacar kamu..........
A : Hubungan jangka panjang

Q : Tentang perzinahan....
A : Kamu peduli dengan lingkungan dan moral, jadi kamu ga akan macem2

Q : Pernikahan buat kamu...
A : buat kamu pernikahan adalah sesuatu yang berharga dan setelah kamu married, kamu bakalan ngejaga banget

Q : Saat ini kamu menganggap cinta adalah.........
A : Kamu sedikit egois. Kamu melihat cinta sebagai sesuatu yang mudah didapat dan dibuang kapanpun kamu mau.

Menurut lo?! Wakakakak..XDD

Rabu, November 05, 2008

Weird, isn't it?

Don't you think it's weird?
When people look at you with that weird look at their faces.
Don't you think it's weird?
When people avoid you in disgust
Don't you think it's weird?
When people thinks that you're weird

Am I wrong to be different?
Am I wrong to stand out?
Am I wrong to be myself?

If you don't like me,
what make you think that I like you?
If you look at me in disgust,
what make you think that you're not disgusting?
If you think I'm weird,
what make you think that you're not weird?

Senin, November 03, 2008

Bali Part I

Sehari setelah gw pergi ke Bali bersama ketiga temen gw, yaitu : Diana dan Jun serta adek gw : Oshin, gw tepar mampus, badan pegel-pegel dan rasanya pengen tidur! Padahal sepanjang jalan dari Jakarta-Sukabumi tuh gw dah tidur, belom lagi pas dari rumah ke kantor yang perjalanannya sekitar 1,5 Jam itu gw juga tidur sepanjang jalan. Tapi rasanya masih kurang. Kurang bed-nya. Tidur di kursi rasanya kurang enak wkwkwk..XD

Ok, so selama perjalanan di Bali gw menahan diri dari godaan ngenet apapun itu (meskipun sempet pamer bentar di Plurk dan dikomentarin adek gw -.,-) jadi gw niatin hari ini ngasih update. Nah, karena gw sedang santai setelah membuat orang kantor pada telat gajian sehari penuh karena gw dateng terlambat ampe setengah hari (pegawai teladan kan gw? hehehe), gw akhirnya melaporkan perjalanan gw ke Bali berdasarkan memori gw yang cukup pikun ini.

Berangkat :

Pukul 12.00 WIB
Pada saat semua orang masih di Masjid untuk shalat Jumat gw pun keluyuran diam-diam (karena tidak memakai kewajiban gw.. ampuni aku ya Allah, just for Bali..XDD) dan meluncur ke Bogor buat beli baju renang. Lumayan membuat setres karena baju renang yang gw beli itu cukup menguras kantong berhubung belinya di Matahari Ekalokasari Mall di Bogor. Setelah itu dengan sepatu kekecilan dan bikin lecet serta setengah rusak, gw meluncur ke lokasi pool DAMRI di sebelah Mall Boker alias Botani Square.

Pukul 16.00 WIB
Setelah menunggu bus DAMRI yang nongkrong dulu sambil nunggu penumpang, akhirnya bus ini jalan tepat waktu. Gw agak lupa-lupa inget itu pesawat Air Asia (yang kata semua orang kita belinya kemahalan) take off jam berapa dan cukup parno kita bakalan kelamaan nunggu di airport (gw aja sih heheh..XD) karena tiba di airport terlalu cepet. Eh, ternyata perjalanannya cukup nyaman dan ga makan waktu lama. Cuma 1,5 jam udah nyampe deh di airport. Terminal 1 C untuk Air Asia lokal.

Pukul 18.00 WIB
Gw tiba di airport beberapa menit sebelum pukul 18.00 WIB tapi ceritanya jam segitu aja ya? Soalnya beberapa menit gw nunggu itu anak-anak dah pada dateng. Ga pake lama. Apalagi gw nunggu sambil makan roti BreadTalk yang gw beli di Ekalokasari berhubung di Air Asia penumpangnya disuruh bayar alias beli makanan on board. Ckckck. Ada kejadian lucu waktu gw lagi nungguin anak-anak. Ada bapak-bapak yang duduk di sebelah gw. Gw nunjukin botol minuman gw trus dia nolak-nolak gitu sambil nunjukkin tasnya. Dikiranya gw mau nawarin dia minum kali ya? Padahal gw cuma mau minta tolong bukain botol minuman karena gw lagi ga ada tenagaan WAKAKAK..XDD Jadi ga enak sama si Bapak itu euy..XD Setelah temen-temen gw dateng mereka pada kaget gitu liat rambut gw yang penganehan. Seberapa aneh? Sorry foto-fotonya agak restricted karena gw ga pake jilbab waktu itu WAKAKAK..XDD Yang mau liat silahkan cari ndiri klo nemu heheh..XD

Pukul 19.00 WIB
Kita dah check in dan nongkrong di kantin airport (makanannya lumayan mahal sama kek di mal aja). Gw ma Jun makan bakso, Oshin makan nasi plus daging segala macem, Diana cuma makan roti yang dibeli di kios yang agak jauh dari kantin. Sebenernya gw dah agak kenyang tapi gw ga mau resiko laper di Bali ntar gara-gara ga dapet makanan di pesawat (yang emang ga dapet di pesawat WAKAKAK..XDD Namanya juga Air Asia fuh!) Nah, setelah nunggu pesawat yang agak lama di tempat tunggu, tadinya mau foto-foto dulu di situ tapi gelap bo akhirnya ga jadi dan kita pun naik pesawat. Gile, gw dah lama banget ga naik pesawat. 10 tahun lebih ada kali. Ckckck. Pengalaman pertama setelah bertahun-tahun : PARNO! Eugh. Tapi pemandangannya lumayan indah waktu lepas landas. Pemandangan Jakarta dari langit di malam hari. Like pearls and diamond. Pasti lebih indah klo aja perut gw rasanya ga kek jungkir balik karena parno ndiri. Mana yang lainnya pada tidur semua lagi. -.-

Pukul 23.30 WITA
Arrive at Bali. Kita langsung ambil bagasi Diana (cuma dia doank yang naro bagasi) dan cari taksi. Sempet salah paham ama kios penyewaan limousine BlueBird yang kita kira tempat mesen taksi BlueBird. Ternyata taksi di airport ini terpusat jadi kita tinggal pesen karcis sesuai tujuan lalu dijemput ama si tukang taksi yang nunggu. Kita sempet ngomentarin sih tentang betapa beda jauhnya terminal domestik airport Bali yang domestik dengan terminal Internasionalnya. Keknya bedanya bagaikan langit dan bumi. Padahal banyak juga bule-bule yang naik penerbangan domestik tapi kitanya ga ngasih kesan yang baik. Katanya sih emang mau bikin terminal baru lagi buat Internasional jadi yang dulunya terminal Internasional mau dijadiin terminal Domestik. Entah kapan itu bakalan kejadian but let's hope for the best. :)

Pukul 00.30 WITA
Kita udah check in di Hotel. Hotel Adhi Dharma di Kuta II Bali. Tempatnya emang agak menjauh di belakang tapi tempatnya indah niaaaaannn.. Maksud gw itu arsitektur hotel bener-bener Bali banget. Cantiknyaaa. Ga rugi lah. Apalagi kita perginya berempat jadi biaya-biaya dibagi empat semua heheh..XDD Waktu kita baru dateng, si bellboynya ngasih tau klo misalnya mau keluar, tar pintunya ditutup aja, kuncinya dibawa, ga usah dipencet lagi itu kenop kunci kamar. Nah, kita kebetulan baru nyampe pengen jalan dulu sebentar cari keperluan yang ga kebawa di K Mart terdekat (yang asli deket banget! Wong tiap 5 meter ada K Mart atau Mini Market 24 Jam, kok). Ketemu ama cowok-cowok lokal yang sempet-sempetnya ngegodain kita yang semuanya cewe-cewe sangar ini pas kita dah beres belanja di K Mart wkwkwk..XD Nah pas kita jalan ke K Mart kan ada beberapa cowo bule yang masih ngobrol-ngobrol di depan kamarnya, keknya mereka merhatiin kita yang lewat mulu depan kamarnya dan kita semua girls only, bo. Pas kita jalan balik ke kamar dari K Mart, ternyata kita kekunci di luar! Kuncinya ga bisa masuk sama sekali! Ternyata Jun salah denger dan kenop pintunya dipencet ama dia WAKAKAK..XDD

Akhirnya kan Jun jalan balik ke reseptionist buat lapor. Di tengah jalan balik ke kamar, dia sempet digodain ama salah satu bule yang nongkrong di depan kamar tadi, tapi biasa anak Jakarta, malah kabur dia WAKAKAK..XDD Akhirnya kita pada terdampar di depan kamar dan sesi pemotretan pertama pun dimulai. Jun berpose memelas yang bikin semua orang yang liat itu hasil foto langsung ketawa NGAKAK! Abisnya kita kek terdampar di depan pulau terpencil duduk selonjoran di depan kamar sementara si Jun lagi megangin Pop Mie ama susu kotak yang dibelinya di K Mart. Itu Pop Mie ama susu kotak dimakan ama Jun waktu kita lagi terdampar lhow WAKAKAK..XDD

Akhirnya si petugas dateng pake kunci master, pintu terbuka, kita semua mokal abis dan setelah bebersih, kita semua pun tidur. Melewati hari pertama di Bali yang super seru dan sangat berkesan WAKAKAK...XDD