Sabtu, Desember 06, 2008

moments in life

Hari ini, Minggu Tanggal 6 Desember 2008, gw berada di kamar Ayu sedang membaca blog dia, ngenet di laptop dia, nonton supernatural episode spesial di tipi dia, dengerin cerita adek gw yang lagi ngoceh-ngoceh di belakang ama dia, nyuekin YM dia yang dari tadi pop up mulu dan sekarang gw ngeblog pake inet dia hohoho.. Oh, kelupaan, tadi gw juga sempet heboh sendiri pas liat Lex dari The Hitman System--yang pernah gw sebut-sebut di entri gw sebelumnya--ninggalin jejak di shoutbox blognya Ayu. Mungkin dia tau blog Ayu dari link yang ada di blog gw dan dt (dan gw baru tau klo dt sering ninggalin komen di blog THS). Duh, beneran berasa kek dikomen artis waktu itu hebohnya berdua sama DT huahuahua..XD

Oh, back to topic. Tapi sebelumnya gw mau cerita dulu klo dari hari senen gw menderita abis karena beban pekerjaan yang ga kira-kira dan koneksi inet yang tidak mendukung karena Flash gw belom dibayar sementara speedy kantor rusak, jadi gw udah meniatkan untuk mendedikasikan weekend ini untuk bersenang-senang. Dan maksud gw beneran BERSENANG-SENANG! Jadi weekend ini gw dan temen-temen gw yang terdiri dari Ayu, Mida, Tasha (mysistermybestfriend), Diana, Adit, Asril akan pergi ke Waterboom Pantai Indah Kapuk. We're going swimming and have fun. It's a must! Dan senen, berhubung masih libur, dah ada rencana buat nonbar film Twilight--yang novelnya keknya sedang dihebohkan oleh SEMUA orang--di Bogor bersama beberapa orang. Tapi masih belum fix juga sih, sambil disempatkan untuk belanja beberapa keperluan gw di PIM. Haven't I told you that I'm going to go shopping? Fufufu~

Ok. So I'm really going to get back on the topic. Sesuai dengan judul, moments in life, gw mau menceritakan sesuatu yang baru saja gw temukan melewati perenungan di bus waktu gw otw ke sini, meditasi mendalam di kamar mandi saat sedang nongkrong di toilet, dan hasil pembahasan singkat kesimpulan pemikiran gw yang mendalam cetek karena entah kenapa logika sesederhana itu malah baru kepikiran sekarang. OMG! I can't believe how stupid I am all this time...

So I have a couple of moments in my life that is so precious that I just don't want to let it go. Setiap orang punya momen atau suatu waktu dimana kejadian yang sedang dia alami saat itu benar-benar terasa begitu berharga saking menyenangkan, saking berkesan, saking menusuk ke dalam jiwa saat kejadian itu sedang terjadi. Well, I called it the 'moments' in my life. Terlalu berharga untuk dirusak, terlalu sayang untuk dilewatkan. Kadang moments seperti itu tidak perlu terjadi saat sedang berhadapan face to face. Kadang momen seperti itu terjadi saat sedang chat di YM, bercanda tawa di conference sebuah YM dengan teman-teman di komunitas sebuah forum (dalam hal ini adalah forum game penulis, IndoHogwarts), bermain RPG sambil berdebar-debar menunggu reply para pemain di game IndoHogwarts itu dan berkenalan dengan teman-teman baru atau hanya sekedar menemukan hal-hal baru yang menarik dan belum tersentuh oleh gw yang baru berkenalan dengan dunia internet ini. Entah itu gw baru menemukan sebuah forum yang sangat informatif dan sekaligus sangat nge-junk yang bernama kaskus (ketinggalan jaman banget gw) atau saat gw sedang menemukan blog-blog yang menarik saat gw sedang blogwalking.

Dunia internet is just too interesting to resist.

Tapi apakah itu berarti momen-momen itu akan bertahan sebagai momen-momen menyenangkan selamanya? Jawabannya, sayang sekali, adalah tidak. Momen yang pernah terjadi sekali tidak akan pernah terjadi lagi. Momen itu hanya akan terjadi sekali dan tidak akan terulang... kalaupun terulang, yang jelas tidak akan terulang persis sama seperti yang terjadi kemarin. Meskipun itu adalah orang-orang yang sama dan topiknya sama tapi isi pembicaraan bisa sangat berbeda dan mood swing pun sangat mempengaruhi segalanya. Hukum 'change' berlaku disini. Berlaku disegala hal sebenarnya. Sesuatu yang pasti didunia ini adalah bahwa perubahan pasti akan terjadi dan setiap manusia pasti akan mati. Sudah. Itu saja.

Momen-momen itu akan datang dan akan lewat begitu saja dari hidup gw. Sayang sekali kalau sampai terlewat. Gw pikir itu adalah alasan kenapa gw begitu lengket dengan laptop gw, begitu sayang dengan koneksi internet gw, begitu malas menghadapi dunia real gw. Karena momen yang terjadi di dunia net, jauh lebih menarik daripada momen yang (jarang sekali terjadi) di dunia real gw.

Apakah itu alasan untuk mengabaikan dunia real? Suatu jawaban yang sangat logis pun tiba-tiba terlintas di otak gw saat gw sedang bosan merenung di atas bus yang sedang meluncur ke rumah Ayu. Waktu itu terlalu berharga untuk dilewatkan begitu saja. Momen-momen yang terjadi di dunia net memang penting buat gw tapi sekarang rasanya sudah tidak semenyenangkan dulu. Apakah worth it klo gw mengorbankan waktu di dunia real gw cuma untuk momen-momen di dunia net yang bahkan tidak semenyenangkan dulu? Padahal sebenarnya solusi paling simpel itu cuma satu : gw harus menanamkan mind set di otak gw bahwa 'waktu' yang berjalan di dunia net itu berbeda dengan 'waktu' yang berjalan di dunia real. Apa yang terjadi di dunia net bisa ditunda sampai waktu yang tidak terbatas dan masih bisa terkejar nantinya saat gw udah bisa menyempatkan waktu luang gw bukan waktu yang sengaja diluang-luangkan untuk mengejar ketertinggalan berita atau cerita di dunia net. Apa yang terjadi di dunia real gw itu terlalu penting dan terlalu berbahaya untuk dianggap enteng dan ditinggalkan begitu saja untuk sesuatu yang bahkan gw ga tau apa yang sedang gw kerjakan alias kegiatan geje di dunia net. Kesimpulan begitu simpel, begitu logis, begitu mudah dan begitu lama untuk ditemukan.

Hal ini membuktikan kapasitas otak gw.

Tidak ada komentar: