Rabu, Januari 14, 2009

Being an adult

Ada beberapa hal yang saya perhatikan dari orang-orang dewasa di sekitar saya. Berhubung saya kerja di lingkungan yang orang-orangnya jauh lebih tua dibandingkan saya sendiri dan kalau pun saya pulang ke rumah, pergaulan yang sempit dengan tetangga yang nyaris ga ada yang seumuran berhubung yang seumuran dengan saya rata-rata sibuk kerja atau sudah berkeluarga jadi saya pun kalau di rumah cuma berkutat dengan laptop, tipi, WC, kamar tidur... aaanndd my parents, of course.

1. Rasa humor orang dewasa itu aneh. Berkurang drastis ke yang paling minim dan biasanya mereka tertawa disaat sedang berbasa-basi. Padahal ga ada yang lucu!
2. Orang dewasa mempunyai konsep yang berbeda dengan kita-kita yang masih berumur belasan dan diawal umur 20-an. Mereka menganggap teman sebagai 'koneksi' atau 'kenalan'. Teman mereka yang dianggap cukup dekat adalah para saudara-saudara mereka. Padahal gw sendiri beranggapan kalau temen-temen gw itu jauh lebih menarik dan deket dibanding para saudara gw yang bulls**t kabeh.
3. Mereka itu rata-rata gila hormat. Sepertinya sangat menuntut untuk dihormati oleh orang-orang yang dianggap lebih rendah dari dirinya sendiri seperti dari atasan ke bawahan atau dari orang tua ke anak. Maksud gw sih itu bagus juga, tapi terkadang itu jadi membatasi hubungan manusiawi antara orang tua dan anak atau antara atasan dengan bawahan.

Sejauh ini cuma itu yang gw notice dan kepikiran di otak gw. Yeah, klo ada lagi yang kepikiran tar gw tambahin.

FYI, bukannya gw ga ngerasa jadi orang dewasa atau masih ngerasa kek anak kecil. Gw mengakui kok umur gw 24 tahun dan sebulan lagi gw dah 25 tahun. Harusnya gw dah dianggap orang dewasa oleh kebanyakan orang kan? But consider me as an anomali. Gw ngerasa kalau mungkin fisik gw dah dewasa tapi secara mental.... well, let's just say it's still on working progress. Toh yang membedakan anak kecil dengan orang dewasa, despite of their age or physics, adalah dari cara mereka menghadapi dan menyelesaikan sebuah masalah dalam hidup mereka. Seperti kata pak Mario Teguh : "Hidup ini adalah proses pemberanian diri."

Tidak ada komentar: