Jumat, Februari 06, 2009

P# 3 -New Toy-

Selamat siang.....
It's me again, P# 3, maaf ya gw lagi yang muncul, beginilah kalo punya maenan baru (Blognya Uni ;D)

BTW, gw belakangan ini rajin browse japantoday.com & menemukan beberapa berita yg jepang banget yg konyol menurut gw. Seperti banyak acara2 award gak jelas seperti Best Jeanist (mungkin maksute penghargaan untuk seleb2 yg paling ok penampilannya kalo pake jeans, dimana Ayumi Hamasaki pernah beberapa kali jadi pemenangnya), Best Jewelerist, Graceful Woman Awards, Best Nail, etc2. Trus ada 2 seleb yg masih muda baru launch Wedding Dress Line dengan nama mereka sendiri. Gw kadang mikir, gak ada kerjaan banget ya tu jepun2? belom lagi ditambah dengan kemampuan English mereka yg rada2, dengan menambahkan akhiran ist di belakang kata benda, yang sepertinya berlebihan, kalo di Bahasa Indonesia jatohnya kayak kata " Sangat bagus sekali". Kata "sangat" dan "sekali" itu artinya qan sama, jadi menurut EYD, nggak seharusnya 2 kata itu dipakai dalam satu kalimat. *sotoy mode:ON*
Lanjut. Kenapa harus make model2 abg bgitu untuk ngiklanin wedding gown, secara tu bocah merit aja belom, kenapa gk ngambil seleb senior yg masih OK, yg marriage nya langgeng ampe sekarang, yang sekalian bisa menggambarkan bahwa marriage is a beautiful and long lasting thing.

Barusan gw liat lagi ada experimen tentang "Bagaimana Menjadi Homeless" yg dibahas di Weekly Playboy jepun yang menurut penangkapan gw memberikan tips2 jitu supaya bisa survive sebagai homeless menyambut masa2 krisis global dimana gak ada orang yg imun dari PHK.

Disitu diajarkan berbagai hal seperti sebagai homeless lu harus punya sleeping bag standard pasukan NATO yang bisa membuat lu tetep anget meski lu tidur diluar dalam cuaca 0 derajat celcius. Satu hal lagi yang akan membuat anda "sukses" sebagai homeless adalah belanja barang2 diskon seperti mini cook stove seharga 3,800 yen, warmth-preserving mat seharga 1,260 yen, 6-mat-size blue vinyl sheet seharga 980 yen.

Gw cuma bisa nyengir & geleng2 kepala ndiri bacanya. They're making fun of homeless Sementara beberapa minggu yang lalu gw pernah baca artikel juga tentang laki2 yang ditemukan tewas di apato nya karena kelaparan. Waktu ditemukan polisi ternyata tu bapak udah meninggal sejak sebulan yg lalu & diseluruh penjuru apatonya dia cuma punya uang 90 yen & lemari es nya kosong melompong. Menurut hasil otopsi di dalam perutnya gak ada sisa2 makanan.

To think that this thing could happen in big country like Japan....Must be worst for people living in developing countries like our beloved Negara Kesatuan Republik Indonesia Raya ini ya....

Tidak ada komentar: