Selasa, Maret 24, 2009

okay

Okay. Gw menyesal naro post sebelumnya tentang nyokap. I hate it. Gw ga suka membicarakan tentang keluarga gw sama sekali dan gw juga ga suka memposisikan diri gw atau keluarga gw dalam sisi negatif. I don't like self pity dan gw juga ga mau memposisikan diri gw atau keluarga gw seakan-akan kita ini korban atau ooohhh, we're the poorest people in this planet. Cos we're not! Banyak orang yang hidupnya lebih susah daripada gw dan banyak juga yang biarpun punya lebih daripada gw tapi hidupnya ga tenang karena banyak masalah (yang sebenernya juga dibuat-buat sendiri).

Gw ga suka sama orang-orang yang keknya baru baca blog gw klo misalnya gw cerita klo gw atau keluarga gw lagi susah. Cih. The hell with that. Gw tahu mereka cuma naro simpati aja atau mereka terkesan sama cerita gw atau cara tulis gw yang appealing. Tapi yang paling gw ga suka adalah klo orang-orang itu dah mulai makan cerita negatip dengan semangat yang sama kek kucing dikasih ikan asin. Padahal Allah swt menasihati kita agar menutupi aib kita masing-masing dan keluarga kita agar tidak menjadi konsumsi publik. Ingatlah bahwa yang bisa membantu kita dalam menyelesaikan permasalahan kita hanyalah Allah swt. Kalau misalnya kita mendapatkan bantuan dari orang lain dan masalah terpecahkan, kita harus tetap mengucapkan Alhamdulillah karena orang itu adalah perpanjangan tangan dari Allah swt karena doa kita didengar oleh-Nya.

Ok, that's it. Gw nyaris aja berhenti nge-blog karena hal ini tapi gw putuskan kalau gw bakalan terus ngeblog... but in Indonesian. =) (tentu saja dengan selipan Inggris di sana sini kek gaya bicara normal gw juga. Lol.)

Tidak ada komentar: