Jumat, September 04, 2009

Take Me Out

Buat yang belum tahu, itu adalah acara mak comblang yang sekarang sedang merajai rating sinema TV Indonesia dari channel Indosiar yang tayang setiap Jumat pkl. 22.30 WIB. Ceritanya ada sekian cewe dan mereka bisa memilih 5-7 orang cowo yang keluar satu persatu. Mereka semua cewe cantik, tentu saja. Tidak bisa disangkal mereka adalah perempuan-perempuan metropolitan yang pede, cantik dan punya standar sendiri. Selera mereka terhadap cowo? Bisa dibilang sama rata, mereka pengen cowo yang mencukupi tiga standar : looks, money, charisma.

Harus ganteng, harus mapan, harus punya daya tarik.

Ga punya salah satu : lampu biru langsung merah. Ga punya tiga2-nya? Ga dijamin satu pun dari sekian banyak cewe yang akan menyalakan lampunya. Terus terang aja gw merasakan feel para cewe-cewe ini. Mungkin karena selera dan cara pikir yang agak sejalan meskipun kehidupan gw dan mereka jauh berbeda. Tapi gw bisa ngerti lah kenapa satu cowo ditolak semua cewe2 cantik itu dan kriteria cowo apa yang ga akan kena eliminasi semua cewe2 itu di tahap pertama.

Hari ini pun gw mantengin acara TV ini dan gw bisa dibilang cukup terkejut melihat para cowo yang keluar di episode hari ini lumayan high standard. Cowo-cowo yang keluar di episode hari ini ganteng-ganteng, mapan dan menarik. Dan anehnya, deretan cewe-cewe ini selalu aja matiin lampu-lampunya. Meskipun ga selalu salah cewenya sih. Ada salah satu cowo yang kelihatannya cukup mapan, cukup ganteng, cukup meyakinkan tapi pas talent show malah jadi two face yang sebelah badan-mukanya pake gaun dan make up ala cewe cantik lengkap sama suara cewe sempurna sementara yang sebelah lagi pake tuxedo lengkap sama jenggot palsu. So wrong, dude. Persis seperti dugaan gw, semua cewe langsung matiin lampunya.

OMG. Cewe-cewe ini bikin gw napsu! Kenapa cowo-cowo ganteng dan mapan yang muncul di episode hari ini ditolak melulu?! Semua cowo yang dateng ga kurang ganteng, ga kurang mapan, ga kurang dewasa tapi cewe-cewe itu matiin lampunya. Coba itu salah satu cowo dengan wajah manis, putih, dengan penampilan menarik (jeans + blazer) ditolak oleh semua cewe kecuali seorang cewe, janda, batak, kelewat ceplas ceplos yang desperate pengen cepet nikah. Duh, mending buat gw aja deh. T_T

Buset semua cowo yang muncul di episode hari ini ga kurang baik, ga kurang ganteng, ga kurang mapan tapi kenapa cewe-cewe ini standardnya ketinggian sih? Apa mereka mengharapkan peserta selanjutnya akan lebih baik? Kalau ga gimana? Kalau ternyata karena mereka terlalu picky sampe-sampe malah ga dapet apa-apa? Mengingatkan gw pada sebuah cerita.

Alkisah ada seorang wanita yang mendapatkan keberuntungan untuk memilih jodohnya ala supermarket. Dia masuk ke lantai dasar dan mendapati cowo yang ada disitu adalah sebuah cowo yang baik meskipun ga ganteng atau pun mapan. Wanita itu lalu memutuskan untuk naik ke lantai dua mengharapkan seseorang yang lebih dan dia mendapati seorang pria yang baik dan mapan meskipun ga ganteng. Wanita itu memutuskan untuk naik ke lantai tiga, mengharapkan pria yang lebih dari pria yang ditemuinya di lantai dasar dan lantai dua. Di lantai tiga dia menemukan seorang pria yang baik, ganteng, dan mapan. Melihat pria itu, dia memutuskan untuk melewatkan sang pria dan naik ke lantai empat.

Tebak apa yang ada di lantai empat? Kosong. Ga ada siapapun di sana.

Moral cerita : milih cowo jangan kek milih baju di pasar swalayan atau butik. Ga bisa dituker atau minta refund. :|