Senin, Oktober 26, 2009

Facebook


It's like THE question.


Terus terang aja gw bukan pengguna aktif Facebook. Buat gw facebook agak membosankan biarpun praktis untuk menyebarkan berita dan bernarsis-narsis ria saling menge-tag foto dan keep contact sama temen lama. Berhubung gw lebih aktif di plurk dan gw kurang suka main games di facebook makanya gw ga gitu peduli sama akun facebook gw, kecuali ketika orang kantor gw mulai ngeledekin status facebook gw, sih. --a

For general reasons, I LOVE FACEBOOK! Why? Because... berkat iklan facebook yang gencar di tipi (sebenernya itu facebook cuma numpang beken lewat iklan hape dan operator hape), sampe akhirnya ada semacam stigma di antara kalangan 'tua' bahwa 'ngenet=facebook-an' dan 'ga gaul klo ga punya facebook' segala macem, maka penggunaan internet pun semakin meluas. Seiring dengan harga laptop yang semakin murah, internet yang semakin accessible, hot spot gratisan dimana-mana (disekolahan, kampus, kantor, mall, coffeeshop sampe dunkin donut dan bentar lagi McD--mungkin), pilihan ISP yang jauh lebih terjangkau, IMO, semuanya berkat facebook. Tepatnya, berkat facebook yang telah menyadarkan kaum 'tua' tentang betapa pentingnya koneksi internet itu.

Selama ini internet identik dengan kaum 'muda', dimana mereka menggunakan internet untuk main game online, friendster-an, mirc-an, kaskus-an, chatting di YM, cari tugas sekolah/kampus, sementara para kaum 'tua' hanya menonton di samping, mikir kalo internet itu hanya untuk kaum 'muda' dan rada ga penting juga bagi mereka untuk menguasai internet atau menikmati penggunaan internet di rumah atau memaksimalkan penggunaan hape masing-masing yang memang udah canggih sampai bisa dipakai internetan. TAPI, berkat facebook yang 'reconnecting people', para kaum 'tua' seperti menemukan kesenangan baru, tersendiri di internet. Mereka ketemu dan reunian dengan teman-teman masa lalu, saling berhubungan intens dengan saudara yang berada di pulau/benua lain, bermain games di applikasi facebook yang beragam, sharing foto bersama teman dan saudara, tepatnya, they (kaum tua) feel what we (kaum muda) feels.

Berkat facebook, para 'kaum tua' semakin terbiasa dengan internet, memudahkan 'kaum muda' dalam menggunakan internet karena tersosialisasikannya dengan baik penggunaan internet, maka gw merasakan internet (paling ga di kota-kota besar) sudah menjadi salah satu fasilitas esensial seperti pentingnya komputer di rumah. Ada komputer keknya ga afdol klo ga ada internet, minimal ada opera mini di hape biar apdet facebook-lah minimal.

Tapi yah, setiap ada efek positif, selalu ada efek negatif. Untuk saat ini efek negatif ini ga terlalu terasa tapi cukup 'mengena' di kalangan 'kaum muda'. Mereka jadi berantem sama bonyoknya tentang siapa yang pake komputernya duluan karena yang muda pengen main, yang tua pengen facebook-an. LOL!

2 komentar:

Anonim mengatakan...

Tempat ngumpul semua pengguna Facebook dari Indonesia, forum bebas membicarakan tentang hal apapun.

Gabung di page http://www.facebook.com/pages/Fesbuk-Indonesia/193760635305

Mohon sudi kiranya di-suggest ke teman yg lain ^_^

Freya mengatakan...

ember, re. bokap aye baru buat fb tapi udah ceriwis minta fb-nya dibukain karena temen kuliah angkatan 1979 nge-tag poto reuni. Padahal tuh orang gaptek parah.

Jangankan buka fb, make browser internet aja dia kaga tau caranya. Parah banget. Jadi, kalo mau akses harus anak2nya atau anak buahnya yang pegang laptop/komputer cuma buat buka website doang.

Dan emang ada masalah baru gara2 fb. Friend bokap ada yang cewe2 cantik yang ngga dikenal bokap. Nanti malah jadi ajang cari selingkuhan nih takutnya.

FB menakutkan juga euy impactnya.